Tes Stroop

05 / 07

Variasi Tugas Stroop — Stroop Emosional, Angka, Spasial, dan Menghitung

Struktur Stroop, yaitu “informasi yang harus diabaikan tumpang tindih dengan jawaban”, telah menyebar ke berbagai tugas. Perbandingan apa yang diukur oleh Stroop emosional, Stroop angka, Stroop spasial, Stroop menghitung, dan interferensi gambar-kata.

Kerangka tugas Stroop adalah stimulus yang dimensi yang harus diabaikan tumpang tindih dengan dimensi yang harus dijawab. Struktur ini menyebar ke berbagai bidang, dan meskipun namanya memakai kata “Stroop”, yang diukur sedikit berbeda-beda.

Stroop emosional

Tugasnya tetap menyebutkan warna tinta, tetapi katanya bukan kata warna melainkan kata yang bermuatan emosi (misalnya “gagal”, “laba-laba”, “rumah sakit”). Orang yang cemas atau memiliki kekhawatiran tertentu cenderung lebih lambat menyebutkan warna pada kata yang berkaitan dengan kekhawatiran tersebut (Williams, Mathews & MacLeod, 1996).

Di sini arti kata tidak bertabrakan dengan respons, karena “gagal” tidak tumpang tindih dengan nama warna apa pun. Karena itu, efek ini ditafsirkan bukan sebagai konflik respons seperti pada Stroop klasik, melainkan sebagai perhatian yang tertambat pada kata emosional, dan ada pula kritik bahwa efeknya tidak konsisten antarpenelitian.

Stroop angka

Peserta diminta memilih mana dari dua angka yang ukuran cetaknya lebih besar (atau nilainya lebih besar). Jika angka “8” bercetak kecil muncul bersama angka “3” bercetak besar, penilaian menjadi lebih lambat. Ini adalah efek kesesuaian ukuran yang dilaporkan Henik & Tzelgov (1982), dan dipakai sebagai bukti bahwa nilai angka diproses secara otomatis.

Stroop spasial

Posisi dan arti bertabrakan, misalnya kata “kiri” muncul di sisi kanan layar, atau panah yang menunjuk ke atas muncul di bagian bawah. Tugas ini masih kerabat dekat efek Simon, yaitu respons yang melambat ketika posisi stimulus dan posisi tangan yang menjawab tidak sesuai, sehingga banyak penelitian mencoba membedakan keduanya.

Stroop menghitung

Beberapa kata bilangan ditampilkan, seperti “dua dua dua”, lalu peserta menjawab berapa jumlah katanya. Arti kata (dua) bertabrakan dengan jumlahnya (tiga). Bush dkk. (1998) membuat versi dengan jawaban tombol agar dapat dipakai di dalam alat pencitraan otak, tempat menjawab secara lisan sulit dilakukan.

Interferensi gambar-kata

Sebuah kata lain (misalnya “kucing”) ditumpuk di atas gambar (misalnya anjing), lalu peserta menyebutkan nama gambarnya. Makin dekat arti katanya, makin besar gangguannya, sehingga tugas ini dipakai untuk meneliti proses memilih kata yang akan diucapkan (Rosinski, Golinkoff & Kukish, 1975; Lupker, 1979).

Stroop auditori

Kata “tinggi” diperdengarkan dengan nada rendah dan kata “rendah” dengan nada tinggi, lalu peserta menilai tinggi rendahnya nada. Ini menunjukkan bahwa interferensi serupa juga terjadi pada indra selain penglihatan.

Perbandingan sekilas

TugasDimensi yang dijawabDimensi yang diabaikanFokus utama
Stroop warna-kataWarna tintaArti kataKonflik respons, inhibisi
Stroop terbalikArti kataWarna tintaArah interferensi menurut cara menjawab
Stroop emosionalWarna tintaKata emosionalBias perhatian
Stroop angkaUkuran cetakNilai angkaPemrosesan otomatis kuantitas
Stroop menghitungJumlah kataArti kata bilanganKonflik (untuk pencitraan otak)
Gambar-kataNama gambarKata yang ditumpukPemilihan leksikal

Tugas dasar di situs ini adalah Stroop warna-kata klasik (memilih warna tinta), dan tugas keduanya adalah Stroop terbalik (memilih arti kata). Tugas emosional, angka, dan spasial tidak disediakan karena stimulus dan tafsirannya berbeda.

Daftar pustaka

Williams, J. M. G., Mathews, A., & MacLeod, C. (1996). The emotional Stroop task and psychopathology. Psychological Bulletin, 120(1), 3–24.

Henik, A., & Tzelgov, J. (1982). Is three greater than five: The relation between physical and semantic size in comparison tasks. Memory & Cognition, 10(4), 389–395.

Bush, G., Whalen, P. J., Rosen, B. R., Jenike, M. A., McInerney, S. C., & Rauch, S. L. (1998). The counting Stroop: An interference task specialized for functional neuroimaging. Human Brain Mapping, 6(4), 270–282.

Rosinski, R. R., Golinkoff, R. M., & Kukish, K. S. (1975). Automatic semantic processing in a picture-word interference task. Child Development, 46(1), 247–253.

Lupker, S. J. (1979). The semantic nature of response competition in the picture-word interference task. Memory & Cognition, 7(6), 485–495.

Coba tesnya →